Lelang Buku Untuk Kemanusiaan

Lelang Buku Untuk Kemanusiaan







Bagi kamu penggemar buku, atau kolektor buku. Kali ini Janna mau berbagi tentang buku yang bisa menjadi ladang amal kebaikan. Sama-sama mengeluarkan uang untuk belanja buku siih. Cuman, bedanya, uang yang dikeluarkan digunakan untuk bantuan kemanusiaan. Hmm, menarik bukan?

Bookaholic Fund. Yap, begitulah nama kegiatan tersebut. Yaitu, sebuah lelang buku yang diselenggarakan oleh beberapa anak muda yang awalnya saling kenal dalam proyek menulis bareng di media sosial. Buku lelang bersumber dari buku pribadi maupun sumbangan para donatur.

Anastasye Natanel, salah satu founder atau kru Bookaholic Fund Game (BFG), begitu mereka menyebutnya, menjelaskan. Kegiatan ini berawal dari keprihatinannya melihat bencana yang melanda Indonesia, khususnya erupsi di Sinabung dan banjir bandang di Manado. Ide tersebut di sambut baik oleh temannya.

Nggak hanya ingin berdiam diri, maka bersama Indah Lestari, Putri Widi, Ninda Syahfi, Momo DM, dan ke tiga belas kru lainnya, bergerak sesuai cara yang mereka sukai. Yaitu, yang berhubungan dengan buku dan menulis.

“Dengan lelang buku untuk kemanusiaan ini, kami ingin mengajak semua orang untuk bergerak membantu. Karena jika hanya simpati semata tanpa berbuat, akan sia-sia,” jelas Natanel saat dihubungi Janna via email Senin (21/1).

Bookaholic Fund dibentuk tanggal 16 Januari 2014, besok malamnya tanggal 17 Januari 2014 langsung memulai lelang buku pada pukul 20.00 WIB. Melalui akun twitter @bookaholicfund lelang buku dimulai pukul 20.00-21.00 dan pukul 21.15-22.15 WIB setiap Senin- Jumat. Khusus Sabtu dan Ahad, waktu lelang ditambah pukul 13.00-15.00 WIB

Kru Bookaholic Fund Game. (kiri atas: Anastasye Natanel)

Kru Bookaholic Fund Game. (kiri atas: Anastasye Natanel)

Saat Janna menghubungi, sudah ada sembilan (9) buku di lelang, sejak lima hari pertama launching di twiterland, dengan jumlah nominal Rp 3.556.000,- yang sudah terkumpul.

Uang hasil lelang akan diserahkan ke Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk bantuan ke Sinabung, dan melalui akun @Manadokota untuk daerah Manado. Untuk pemenang lelang, admin @bookaholicfund akan men direct message informasi pengiriman dan konfirmasi ke Putri Widi, bendahara BFG.

Alumni UNIKA DELASALLE Manado ini, juga memastikan, agar lelang tepat sasaran, maka ke dua pihak tersebut harus memberikan bukti hasil penyerahan donasinya ke pada kru BFG. Proses lelang ini, masih akan dilaksanakan sampai akhir bulan. Dana yang terkumpul, pada tanggal 31 Januari akan dibagi dua tempat, di Sinabung dan Manado.

“Setiap laporan keuangan akan disertai printscreen mutasi rekening. Jadi, bisa dicocokkan keluar masuk uang. Dan akan diposting di blog,” ungkap Natali lagi.

Nggak ingin euforia sesaat, Bookholic Fund juga berencana mengadakan proyek menulis bareng. Hasil dari buku tersebut akan disumbangkan kepada yang membuthkan. “Sesuai slogan kami, buku untuk kemanusiaan. Jadi memang kami nggak terbatas pada bencana saja, tetapi untuk sesama yang membutuhkan bantuan,” tambah cewek kelahiran 5 April 1984 ini.

Nah, makin asyik bukan cara berdonasinya. Untuk Jannaration yang mau nyumbang bukunya di lelang, bisa dikirim ke Griya Serpong Asri Blok Anyelir 3 No 14 Suradita Cisauk Tangerang. Yuuk, ikutaan..