Ketika Kuliner Berdampingan dengan Sejarah Pekalongan

Ketika Kuliner Berdampingan dengan Sejarah Pekalongan
Menu utama dan suasana warung makan Tauto Pekalongan 'Nino'

Di mana-mana, namanya warung makanan ya jualannya makanan doong. Tapi agak berbeda rupanya bagi Lukman Bilfagih. Baginya, menyediakan masakan khas Pekalongan memang punya kepuasan batin tersendiri. Tapi, selain mengenalkan kuliner Pekalongan, warung yang sudah ada sejak 2002 ini, juga memperkenakan pernak-pernik dan histori Pekalongan dari zaman 1940-an sampai sekarang.

Selasa (7/1) malam. Saat itu warung sudah mau tutup. Jadi nggak banyak yang bisa Janna bagi di sini. Setelah menyantap Tauto Pekalongan, Janna di perlihatkan banyak cerita lewat album foto yang nggak sedikit pengunjungnya adalah publik figur di Indonesia. Sebut saja salah satunya mantan kapolri Sutanto.

“Bule-bule juga sering datang ke sini. Ini orang Rusia. Hampir tiap minggu dia selalu makan di sini. Menu andalannya sotong hitam,” tunjuk Lukman pada keleksi album foto yang lainnya.

Oh, iya. Kamu pernah dengar Tauto sebelumnya? Baiklah, simak ya. Menurut Lukman, begitu dia disapa. Soto Pekalongan disebut Tauto. Dengan bumbu taoco khas dari Pekalongan. Warnanya lebih kental, dihidangkan dengan nasi atau lontong. Daaan, rasanya so nicee guuys…:D

Ketenaran dan kelezatan resep otodidak Lukman, terbukti sangat disukai banyak pelanggan. Dan penghargaan sebagai juara ke-dua di Festival Soto Nusantara (2010) masih terabadikan di koleksi album foto tersebut.

Selain Tauto, ada pula  menu andalan lain yang juga kuliner asli Pekalongan. Diantaranya Nasi Megono. Semacam nasi uduk di Jakarta. Bedanya nasi nggak pakai santan dan menggunakan nangka muda. Istilah di Pekalongan gori, yang dipotong kecil-kecil sebagai bumbunya. Biasanya ada campuran kecombrangnya. Dihidangkan dengan mendoan, akan lebih sedap. Ada pula sotong, sayur asem cucut dan aneka menu lainnya. Kalo Jannaration nggak sempat datang, bisa kok via delivery order.

Pria kelahiran 26 Agustus 1951 ini mengaku. Sebelum membuka Taotu Pekalongan Nino, dia sudah berkecimpung diberbagai profesi. Dari penyedia garmen, hingga bekerja diberbagai perusahan media cetak di Jakarta. Salah satunya Republika.Nah, kalau kamu mau coba-coba kuliner Pekalongan. Datang aja ke Tauto Pekalongan ‘Nino’ di Jl. Tebet Timur Dalam Raya No.3 depan pasar PSTP Jakarta Selatan. Dibuka setiap hari dari pukul 8 pagi sampai pukul 8 malam, kecuali hari ahad ya. Kalau mau pesan kateringan juga bisa looh.