Fans Patungan Datangkan SORE ke Malang

Fans Patungan Datangkan SORE ke Malang
SORE Ze Band. Band yang diimpikan bermain di Malang. Sejumlah fans mereka 'Wani Urungan' (berani patungan) supaya impian itu bisa terwujud. (Dok. SORE)







Banyak cara untuk mewujudkan sebuah keinginan. Dan itu akan terasa mudah bila bisa diupayakan secara bersama-sama. Setidaknya, mungkin prinsip ini yang coba dipegang oleh para penggemar musik di kota Malang, untuk mencoba mendatangkan band kesukaan mereka SORE dan membuatkannya sebuah pertunjukan khusus dengan cara yang tidak biasa.

Rabu (5/2) kemarin, upaya ini digaungkan di dunia maya oleh kolektif event Malang Sub Pop via akun twitter mereka @MalangSubPop dan blog MalangSubPop.wordpress.com. Mereka menggerakkan sebuah ide yang mereka beri tajuk dalam bahasa Jawa: #WaniUrunan. Dalam bahasa Indonesia berarti ‘Berani Patungan.’

Yap! Para penggemar musik di Kota Apel yang mendukung gerakan ini rela patungan sebesar 50 ribu rupiah demi mendatangkan SORE, kelompok musik asal Jakarta yang berpersonelkan Ade Firza Paloh (gitar, vokal), Awan Garnida (bass, vokal), Reza Dwi Putranto (gitar, vokal), dan Bemby Gusti Pramudya (drum, perkusi, vokal).

Mereka menargetkan ada 500 orang yang mau berpartisipasi. Uang patungan yang nanti terkumpul, bakal dialokasikan untuk biaya produksi penyelenggaraan event. Setidaknya dibutuhkan sekitar 20 juta rupiah untuk keperluan ini. “Ya, dibutuhkan 80% dari target 500 orang itu agar semuanya bisa terwujud,” kata Rofi, dari Malang Sub Pop kepada Janna via e-mail, Kamis (6/2) malam.

Menurut Rofi, ide patungan ini dilakukan karena ingin membalikkan kebiasaan penyelenggaraan sebuah event. Dengan kata lain, di sini tidak ada penyokong ataupun sponsor tunggal yang berperan. Semua murni dipersembahkan oleh mereka yang terlibat dalam aksi patungan. Karenanya, ia mengajak siapapun yang mau berperan aktif untuk membuatnya dapat terwujud.

Itu juga mengapa dalam keterangan di blog-nya mereka menulis: “Pada dasarnya (acara ini) diselenggarakan oleh kamu dan diakomodir oleh Malang Sub Pop.” “Jadi, audiens lah yang punya peran besar. Karena mereka yang punya kekuatan. Mereka yang akan membuat semua ini berhasil. Malang Sub Pop hanya mengakomodasi,” jelas Rofi.

Dalam dua hari sejak #WaniUrunan digerakkan, antusiasme para penggemar musik di kota Malang terlihat cukup besar. Dukungan terus mengalir. Kata Rofi, dari target yang disepakati, sejauh ini sudah terpenuhi 20%. Bahkan, ini nggak cuma berasal dari Malang. Ada juga sebagian dari mereka mendukung dari kota lain, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jember. Mereka ngasih dukungan dari jarak jauh lantaran salut dengan spirit penggemar musik di Malang. Ini terlihat dari ramainya kicauan mereka di lini masa twitter.

Deadline patungan sendiri sekiranya bakal ditutup pada 15 Februari 2014. Buat yang di Malang, mereka mengajak, silakan antarkan uang patunganmu ke Houtenhand di Jalan Basuki Rachmad nomor 56 A (Kayu Tangan). Kalau rumahmu jauh dari tempat itu, bisa juga ditransfer lewat rekening bank. Silakan teruskan ke rekening BCA 1730126359 a/n Rofii Junaidi.

Rencananya, jika target ini berhasil tercapai, pertunjukan SORE untuk pertama kalinya di kota Malang akan direalisasikan pada Senin, 24 Februari 2014. Pertunjukan ini nantinya bakal digelar di venue yang lokasinya masih belum bisa diumumkan. “Kami akan usahakan sebaik mungkin,” pungkas Rofi.

Pihak SORE sendiri selaku band yang diinginkan publik Malang, lewat akun twitter-nya @SOREband, merasa tersanjung dengan antusiasme yang ditunjukkan terhadap band mereka lewat #WaniUrunan. Dalam salah satu tweet-nya, mereka juga ikut memberi semangat: “Dukung teman-teman @MalangSubPop dengan Crowdfundingnya menghadirkan kami di Kota Malang. Salut dengan spiritnya.”

Gimana, Jannaration juga mau ikutan patungan? :)