Empat Sutradara Garap ‘Princess, Bajak Laut, dan Alien’

Empat Sutradara Garap ‘Princess, Bajak Laut, dan Alien’







Awal 2014 ini, perfilman Indonesia kembali menawarkan sesuatu yang baru lewat film istimewa berjudul ‘Princess, Bajak Laut & Alien’. Kenapa istimewa? Soalnya, film berjudul unik ini ialah film omnibus anak-anak pertama di Indonesia yang digarap oleh empat sutradara kondang. Proyek film ini memang sengaja dijadikan kesempatan  reuni keempat sutradara yang sebelumnya sempat berada dalam sebuah rumah produksi ternama,sekitar 20 tahun silam. Sekalian meramaikan pasar film anak tanah air, mereka pun jajal kemampuan bekerjasama dengan anak kecil memroduksi sebuah film.

Berangkat dari rumah produksi Cinema Delapan, film ini berisikan empat cerita berbeda, yaitu terdiri dari ‘Misteri Rumah Nenek’ yang disutradarai oleh Eko Kristianto, ‘Babeh Oh Babeholeh Alfani Wiryawan, ‘Kamu Bully, Aku B-Boy’ oleh Rizal Mantovani, serta ‘Princess, Bajak Laut & Alienyang digarap Upi. Bagi keempat sutradara tersebut, bekerjasama dengan anak-anak dalam sebuah film merupakan hal yang baru, sekaligus menjadi tantangan tersendiri.

Mengerjakan film anak-anak, Rizal mendapat tantangan tersendiri, misalnya saja Ia harus bisa menjaga mood para pemain cilik dan memberikan arahan dengan sabar. Selain itu, membangun emosi dengan durasi yang singkat juga menjadi tantangan tersendiri. “Membangun emosi itu lebih susah di film pendek. Sementara di film panjang, kita lebih mudah untuk membangun sebuah karakter. Nah, apakah penonton akan care dengan karakter di film pendek, itu tantangan buat kami,” kata Rizal saat konferensi pers di Epicentrum Walk, Kuningan Jakarta (05/01). Ia yang sebelumnya terlibat dalam ‘Kuldesak’, film omnibus pertama di Indonesia, juga mengatakan film omnibus justru jadi pilihan tepat jika menyasar penonton anak-anak karena mereka cenderung cepat bosan.

Di sisi lain, Upi yang belakangan sukses dengan filmnya berjudul ‘Belengggu’ mengaku bingung saat pertama kali ditawarkan bergabung di film ini. “Kalau cerita dongeng gak terlalu suka. Makanya waktu pertama ditawarin agak mikir panjang karena film-film gue sebelumnya jauh dari dunia anak. Dan mungkin gue yang paling lama ngasih cerita karena gue bingung harus bikin apa,” ungkap Upi yang akhirnya memilih cerita tentang anaknya sendiri untuk difilmkan.

Sementara, Eko memiliki strateginya sendiri untuk menggarap film omnibus anak. Bekal pengalaman saat memproduksi ‘Rectoverso’, memudahkannya untuk menyutradarai ‘Misteri Rumah Nenek’. Terlebih, putrinya, Kayla Kristianto, menjadi pemeran utama di segmen tersebut.

Film ini juga bertabur bintang. Di setiap segmen, sejumlah nama besar di industri sinema Tanah Air mengisi peran-peran yang menarik untuk disaksikan. Di antara para bintang yang mengisi film ini, yakni Ade Irawan, Sophia Latjuba, Ringgo Agus Rahman, Tora Sudiro, Luna Maya, Masayu Anastasia, Aming, Igor “Saykoji”, Aida Nurmala, Tara Basro, serta Lukman Sardi. Sementara para pemain cilik yang mengisi film anak kedua produksi Cinema Delapan ini, yakni Risjad Aden, Kayla Kristianto, Raza “Super 7″, Viriya Rici, Bima Azriel, Lauren Zetira, Diego Robbana, dan Yohanes Roy Danutraja.

Selain film, buku dengan judul yang sama hasil garapan dua penulis handal, Clara Ng dan Icha Rahmanti, telah dirilis pada pertengahan Desember 2013. Sementara soundtrack film PRINCESS, BAJAK LAUT & ALIEN, Shine, lagu ciptaan Aksan Sjuman, dinyanyikan oleh girlband Lollipop

Sebelumnya, Film ‘Princess, Bajak Laut & Alien’ telah turut serta untuk ikut unjuk kreasi anak bangsa yang mengusung tema ‘Yang Kreatif, Yang Berdaya Saing’  dalam Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2013, 27 November-1 Desember di Epiwalk, Rasuna Epicentrum, Jakarta. Selain itu, di November 2013, film omnibus anak pertama ini pun telah go international melalui American Film Market yang digelar pada 6-13 November 2013 di Santa Monica, California, Amerika Serikat. Nggak lama lagi, ‘Princess, bajak Laut & Alien bakal hadir di jaringan bioskop-bioskop XXI pada 9 Januari 2014.