Bisnis Thai Tea Gara-gara Display Picture BB

Bisnis Thai Tea Gara-gara Display Picture BB
Yasundari Rinandita, owner SAY Tea (Foto. dok SAY Tea)







Teh, bisa jadi minuman yang paling sering menemani saat makan. Sampai ada ungkapan, ‘apapun makanannya, minumnya pasti teh!’, ya nggak Jannarataion? Eits, tapi sekarang lagi ada tren baru menikmati teh loh… Adalah Thai tea, menu yang belakangan lagi nge-hits banget di banyak kafe dan resto.

Di banyak tempat, Thai tea biasanya diolah dari daun teh yang dipadukan dengan susu. Daun tehnya, tentu daun yang asalnya dari negeri gajah putih itu guys.. Rasanya yang beda dan menyegarkan bikin minuman yang satu ini punya banyak penggemar. Yasundari Rinandita (24) ini misalnya! Saking nge-fans-nya sama Thai tea, Ia pun coba-coba bikin Thai tea sendiri. Nggak disangka, hasil coba-coba itu kini membuahkan hasil materi juga loh.. Yas, sapaan akrabnya, kini dikenal sebagai owner produk Thai tea asal Bandung, bermerek ‘SAY Tea’.

“Dulu aku sempet ngajar Bahasa Inggris deket rumah. Di sebrangnya tuh ada yang jual Thai tea, tiap hari aku beli. Penasaran, aku buat aja sendiri,” cerita Yas. Proses eksperimen diawali Yas dengan mencari banyak referensi, mulai dari mencicipi banyak Thai tea, sampai akhirnya gugling sendiri bagaimana cara membuatnya. Setelah memodifikasi sendiri rasa yang diinginkan, Yas pun meminta keluarganya untuk mencoba. Saat iseng memajang gambar Thai tea bikinannya sebagai DP (Display Picture) BBM-nya, ternyata banyak teman yang penasaran ingin mencoba. Alhasil, jadilah Thai tea bikinannya lariiis manis dicicip sana sini.

Yas pun melihat peluang bisnis dan nggak ragu lagi membeli daun teh impor dalam jumlah besar. Ia memproduksi tiga rasa teh hasil eksperimennya, yaitu original, green tea, dan taro. Bahan-bahan yang digunakan pun berkualitas, yakni yang mengandung low sugar dan susu sapi segar. Akhirnya, pertengahan bulan puasa lalu Yas pun mulai menamai Thai tea-nya dengan nama ‘SAY Tea’, yang diambil dari kebalikan namanya sendiri.

Yas yang punya banyak pengalaman berwirausaha sejak kelas 2 SMA, lalu mencoba peruntungan promosi lewat media sosial seperti twitter dan instagram. Salah satu kantin di ITB milik Yas, juga dimanfaatkannya menjual ‘SAY Tea’. Nggak disangka, ‘SAY Tea’ makin laris manis sampai-sampai Yas nggak mampu lagi memroduksinya sendiri. Perharinya, rumah produksi ‘SAY Tea’ bisa memroduksi sampai 400-an botol dan cup dengan bantuan beberapa karyawan yang Yas rekrut. “Walaupun ada karyawan dan ada takarannya, aku tetap kontrol, tetap harus aku yang nyobain,” kata Yas agar rasa yang dihasilkan tetap konsisten.

Saat ini, Yas mengutamakan online selling dan telah banyak melakukan pengiriman ke banyak kota dan pulau di Indonesia. “Delivery masih lewat agen, makanya bisa dikirim kemana saja asalkan ada paket yang satu hari sampai,” ungkapnya. Soalnya, ‘SAY Tea’ adalah produk homemade yang tanpa pengawet apapun. Kata Yas, produknya bisa tahan sampai seminggu dalam keadaan dingin, tapi hanya bagus maksimal 7-8 jam di suhu biasa. Makanya, Yas selalu mengirim ‘SAY Tea’ dalam kondisi beku dan dapat jaminan sampai dalam sehari.

Yasundari Rinandita, owner SAY ThaiTea

Yasundari Rinandita, owner SAY Tea

Yas yakin, meski baru seumur jagung, usahanya ini akan makin berkembang dengan konsisten menjaga kualitas dan inovasi. Kini ‘SAY Tea’ pun punya delapan rasa yang bisa dicicipi. Ada original Thai tea, green Thai tea, taro milk tea, banana milky, chocomilk tea, moccachino milky, avocado milky, dan minty freeze. Yas yang sedang menyelesaikan kuliah magisternya juga menerima pesanan Thai tea untuk acara seperti hajatan, arisan, dan sebagainya.

Demi memperluas jangkauan pasarnya dan mengantisipasi beberapa kompetitor, offline selling juga dijalankan. ‘SAY Tea’ memang belum punya gerai sendiri, tapi Yas sudah punya 10 reseller di Bandung dan luar Bandung, seperti Jakarta, Karawang, dan Pangandaran. Keberadaan ‘SAY Tea’ pun bisa ditemui di tujuh titik di Bandung, seperti PVJ, dan beberapa kampus. Soal harga? Dijamin deh ‘SAY Tea’ lah yang paling murah di Bandung! Ukuran cup dibandrol harga Rp 7 ribu, sedangkan botol 250ml dihargai Rp 10 ribu, dan botol 1 lt seharga Rp 30 ribu. Mau coba? Bisa cek instagram dan twitter @SAY_ThaiTea Jannaration..